Bulan Oranye


Sejengkal kulangkah, Kemudian beratapkan langit
Hitam kelam tanpa butiran bintang
Kurasa sepi, Adakah suatu kehidupan disana
Begitu aku pun sepi,
Hanya semburan halusinasi ramai
Menari, melingkar, bernyanyi
Namun tetap sepi

Beralih mataku memandang
Bulatan bola orange menggantung sendiri
Dilangit lepas juga luas
Tersenyum, atau murung ?
Cahaya rona menyisir angkasa
Aku tahu, Ya,, Aku tahu
Kau kesepian ?
Aku juga sepi

Lalu aku mulai bersilat mata
Kupandangi dan ia tersipu menatapku
Mata kami bertemu
Hangat, Perasaanku mengembang
Hatiku berdegup
Dewi cantik itu membuatku jatuh cinta
Seandainya Bulan orange itu manusia
Kujadikan ia primadona
Pengisi runang kosong
Hati ini sepi

Babakan Raya 30-9-2012 20:33
“Bulan purnama dilangit malam”

Previous
Next Post »
0 Komentar