![]() |
| http://mpkmb47.blogspot.com/ |
TAK BERPUTUS ASA (Cerita Pribadi)
Cerita dimulai ketika saya duduk di kelas XII SMA. Saat itu saya tengah disibukan dengan berbagai kegietan guna menghadapi suatu musuh besar,apalagi kalau bukan ujian nasional. Seluruh siswa kelas XII digenjot habis-habisan guna mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional.mulai dari intensifikasi mata pelajaran hingga Doa bersama guna mendapat Ridho tuhan sang pencipta.Kegiatan intensifikasi itu dilaksanakan seminggu penuh,sehabis pulang sekolah mulai dari semester satu sampai semester dua.Tak bisa dibayangkan betapa berat beban seorang siswa sma demi untuk mendapatkan sebuah kelulusan.
Sempat berpikir di awal-awal kegiatan intensifikasi ,”ah buat apa kegiatan intensifikasi ini,buang-buang waktuku saja,aku pasti bias lulus tanpa perlu ada intensifikasi” . Namun sebagai siswa yang baik dan patuh terhadap aturan yang ada,maka akupun mengikuti kegiatan intensifikasi tersebut,walaupun sebenarnya agak sedikit malas.
Akhir februari ,sekolahku mengadakan try out ujian nasional untuk mengetes sejauh mana kesiapan siswa menghadapi ujian nasional. Diputuskan bahwa waktu pelaksanaan sesudah jam sekolah.sebelumnya kami diberi pengarahan oleh salah seorang guru yang kebetulan mengajar kimia,beliau berpesan bahwa untuk menghadipi try out yang pertama ini kami disarankan untuk tidak belajar ,hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kami.apakah sudah cukup atau perlu ditingkatkan.Berbekal instruksi tersebut,saya memutuskan untuk belejar namun tidak terlalu memaksakan diri.
Saat ujian berlangsung aku bergumam “aduh soalnya susah banget,banyak materi yang lupa”.Namun alhamdulilah aku dapat mengerjakan soal tersebut walau banyak jawaban yang meragukan.setelah hasil try out keluar akhirnya aku dinyatakan lulus walau nilai pas-pasan.Dua minggu berselang try out tahap dua dimulai,berbekal nilai try out tahap satu aku yakin untuk try out tahap dua ini aku lulus.Tanpa persiapan berarti aku mengerjakan try out tahap dua ini,dan pada waktu pengumuman hasil try out,aku begitu terkejut melihat nilai biologiku terrendah dikelas,3,8 ya hanya sebatas itu.dengan adanya nilai dibawah 4,00 otomatis aku gagal pada try out kali ini.Begitu malu rasanya,semua orang menanyakan mengapa bisa sepaerti itu hasilnya,mulai dari teman hingga wali kelas.
Akhirnya,setelah sekian orang bertanya,aku tahu bawa cara belajarku selama ini salah,aku kurang mengerjakan soal-soal latihan,aku kurang focus dan kurang memahami materi yang akan diujikan. Berbekal tekad yang kuat guna mencapai hasil maksimal dalam ujian serta saran dan masukan sekaligus motivasi dari guru dan teman-teman aku mulai untuk serius dalam belajar,terutama untuk biologi. Berbagai strategi dalam belajar aku gunakan,mulai dari mambaca,mencatat hal-hal penting serta mengerjakan semua soal-soal yang ada.dengan semangat dan ketekunan serta kedisiplinan aku melakukan semua itu. Dan apakah semua itu berbuah hasil ?.
Benar saja,ketika dihadapkan pada soal latnas ada sedikit peningkatan di nilai biologiku,dari yang semula 3.8 kini menjadi 7.8. Apabila dikatakan puas dengan hasil seperti itu, Tentu saja belum puas karena masih ada yang labih tinggi dari 7.8,”kalau orang lain bisa dari 7.8 mengapa saya tidak”pikirku dalam hati.Namun ditengah rasa kecewa yang sedikit terobati berkat nilai biologi yng menunjukan grafik peningkatan,aku harus dihadapkan lagi pada kenyataan,Nilai matematika hanya 4.0.”Duh,kenapa kok jadi seperti ini,apa yang salah denganku” keluhku dalam hati. Walau beban kini bertambah,aku harus optimis dan terus semangat dalam belajar.Baik di sekolah ataupun dirumah,aku harus belajar . Menjelang UN yang kurang beberapa hari aku lebih menggiatkan belajar bersama teman,terutama untuk membahas soal-soal ujian,dan ternyata metode seperti itu banyak menambah pengetahuanku,dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu.kita saling tukar info,kiat-kiat serta strategi dalam mengerjakan soal.
Hari yang dinanti tiba,pembagian ruang ujian telah dilakukan,kartu ujianpun telah diberikan. Dan pada saat masuk ruangan,aku di depan pengawas,sempat agak was-was,namun aku harus berusaha tetap tenang,focus,dan yakin bahwa aku bias.Ujian biologi dihari pertama sukses,sebagian soal pernah dibahas sebelumnya. Aku yakin pasti lulus di biologi. Hari-hari berikutnya soal ujian lumayan susah,namun insyaallah aku bisa. Setelah ujian selesai tak lupa aku berucap syukur kepada allah swt,karena serangkaian ujian yang menentukan masa depanku telah kulalui.Kini aku hanya bias bertawakal semoga mendapat hasil sesuai yang diharapan.
Satu bulan kemudian hasil kelulusan diumumkan dan ternyata aku dinyatakan lulus dengan hasil yang belum bisa dikatakan bagus,namun cukup lumayan,9.25 di biologi,8.80 di bahasa Indonesia, 8.00 di matematika dan bahasa inggris, 8,5 di kimia dan 8.75 di fisika. Syukurlah perjuanganku selama ini tidak sia-sia,Semua ini berkat usaha keras,kebulatan tekad serta tak kenal putus asa,tak lupa pula dukungan dan motivasi dari sorang-orang disekitarku juga Allah Swt yang telah memberiku kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan soal-soal yang diujikan.Dan kabar gembira lainpun datang ,Aku diterima di salah satu Perguruan Tinggi terbaik di negeri ini, Institut Pertanian Bogor serta mendapatkan besiswa Bidik misi di perguruan tinggi tersebut. Dan aku berharap,semoga aku bisa mewujudkan mimpi dan cita-citaku di sana.


0 Komentar