Seperti biasanya, tak ada yang kulalui dengan "sesuatu" yang sepesial , Hari ini semuanya normal berjalan apa adanya. Sampai tiba-tiba sewaktu saya membereskan buku-buku dikamar kostan, di tengah tumpukan buku-buku yang sudah lewat masanya "alias kemungkinan buat dibuka lagi itu kecil" terselip sebuah catatan kecil, agak usang dan tanpa nama.
Awalnya saya cuek saja, toh banyak sekali jenis kertas semacam itu, kebanyakan paling hanya coret-coretan rumus atau sisa tugas yang gagal. Ketika tangan ini hendak menyobek dan meremas kertas itu, mata ini terlanjur baca sepenggal kata pertama dan hati ini terlanjur "Kepo" alias kepingin tahu ! kertas apa kah itu ??
Kusandarkan tubuh ini di tepian tempat tidur, kunyalakan kipas angin, pasang headphone, dan ku putarlagu-lagu instrumental piano-nya laruku. Habis itu saya langsung tidur deh #upsGa Gitu juga kali.
Perlahan, Tangan ini membuka lipatan kertas itu, Larik pertama aku baca, larik kedua, ketiga, dan keempat, memasuki pertengahan kata, jantung ini berhenti berdecak #ohEMGeeee...
Ternyata Ternyata ???
Sayang, Jikalau engkau pergi nanti
Aku akan tetap disini, setia menunggumu
Sayang, Jikalau engkau disana senang
Akupun akan senang disini
Sayang, Jikalau engkau merindukanku
Maka tataplah bulan di langit malam
Dari situ aku bisa tahu bahwa kau merindukanku
Sayang, jikalau engkau sedih
Ingatlah Masa-masa dimana kita bersama
Masa-masa dimana suka cita begitu berirama
Sayang, baik-baiklah disana
Carilah kebaikan untuk masa depan kita kelak
Sayang, pulanglah ketika engkau telah mendapat apa yang kau idamkan
Sayang, Jangan nakal disana
Sayang, Jangan lupa akan janji kita
Sayang, Muachhhhhhhhhhhhhh......*Mesem-mesem ala orang gila.
#Sayang-sayang gundulmuuuu.... itu cuplikan cerita dari kertas majalah bungkus gorengan
#Sobek-sobek, Remes, Lempar ke tong sampah
#Matiin Headphone
#TIDUR ... BYE ...Hahahhahaahahah

0 Komentar