Showing posts with label Katulampa. Show all posts
Showing posts with label Katulampa. Show all posts

Banjir Landa Jakarta, Warga Bantaran Kali Diminta Waswas

Add Comment

Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengerahkan aparat Pemprov DKI untuk bersiaga dan antisipatif menerima banjir kiriman dari Bogor. Pompa mobile dan pompa stasioner juga sudah disiapkan di seluruh wilayah yang akan dilewati aliran Sungai Ciliwung.

Warga Jakarta yang tinggal di dekat bantaran sungai, khususnya di sepanjang bantaran sungai Ciliwung diminta waspada mengantisipasi datangnya banjir kiriman dari Bogor.

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di akun twitternya menulis saat ini sudah ada ribuan warga Jakarta yang terdampak banjir akibat hujan lokal.

"Banjir kiriman dari Bogor diperkirakan akan tiba di Pintu Air Manggarai sekitar pukul 17.30 WIB. Harap waspada," ujar Sutopo, Senin (5/2).


Ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor, hingga pukul 15.00 WIB tercatat berada di ketinggian 140 cm atau dalam kategori waspada. Sebelumnya, pada pagi hari ketinggian air mencapai 240 cm atau status siaga.

[post_ads]

Sementara ketinggian air di Pintu Air Pos Depok mencapai 400 cm pada pukul 15.00 WIB atau melonjak dari ketinggian sebelumnya yang mencapai 290 cm pada pukul 11.11 WIB.

Di Pintu Air Manggarai pada pukul 15.00 WIB tercatat mencapai 775 cm atau masuk kategori waspada. Kondisi cuaca di sana terpantau mendung tipis.

Anies Baswedan saat meninjau ketinggian air di Pintu Air Manggarai memprediksi limpahan air dari Depok diprediksi tiba di Jakarta sekitar pukul 18.00 WIB nanti.

"Jam 6 maghrib sudah sampai," ujarnya.

Kedatangan Anies di Pintu Air Manggarai didampingi oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jupan Royter, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Jarot Widyoko.

"Jadi air sudah sampai di Depok dengan ketinggian 400 cm. Kita monitor sekarang," ujarnya.

Karena posisi air di Depok sudah mencapai siaga 1, Anies mengimbau warga agar senantiasa waspada. Khususnya, warga yang tinggal di daerah aliran Sungai Ciliwung.

"Potensi limpahan air yang sangat deras dan tinggi, jangan dianggap enteng," ucap Anies.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta juga telah memperbarui peringatan dini cuaca ibu kota. Hingga pukul 16.15 WIB, BNPB DKI mencatat masih terjadi hujan sedang hingga lebat di sejumlah kawasan seperti di Pesanggrahan, Kebayoran, Mampang, Pancoran, Kebon Jeruk, Palmerah, Setiabudi dan sekitarnya.

Kondisi cuaca itu dapat meluas ke wilayah Kalideres, Penjaringan, Cengkareng, Kembangan, Grogol-Petamburan, Gambir, Menteng, Tebet, Jatinegara, Senen, Matraman, Cempaka Putih, Pulogadung, Cakung, Duren Sawit, Kemayoran, Pancoran, Kramat Jati, Pasar Minggu dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl.18.45 WIB.

"Untuk para camat dan lurah daerah rawan banjir atau longsor agar antisipasi dengan siagakan PPSU dan segera tindak lanjuti genangan," demikian peringatan dari BPBD DKI Jakarta. (cnnindonesia)

Anies dan dan Walikota Bogor Koordinasi Antisipasi Banjir ke Jakarta

Add Comment

Hujan yang mengguyur kota dan Kabupaten Bogor sejak Senin (5/2) pagi membuat status Bendung Katulampa naik menjadi siaga 1. Ketinggian volume air mencapai 240 sentimeter.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kondisi ini sebelumnya tidak pernah terjadi lebih dari 30 menit. Hal itu ia sampaikan usai berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Wali Kota Bogor Bima Arya.

"Tadi saya tanya kapan kejadian terakhir, beliau menyampaikan bahwa status seperti ini pernah terjadi, tetapi hanya terjadi sekitar 30 menit. Lalu, berubah statusnya menjadi siaga 2 di hilir," kata Anies di Balai Kota, Senin (5/2).

[post_ads]

Anies mengatakan, berdasarkan penuturan Bima, ketinggian air lebih dari 220 sentimeter itu pernah terjadi beberapa kali. Namun, durasinya hanya 30 menit hingga kemudian turun kembali.

"Kalau yang di atas 30 menit baru kejadian sekarang," ujar Anies.

Bima sempat memantau langsung kondisi Bendung Katulampa. Dia meminta petugas bersiaga dan mewaspadai volume air dari Bogor yang diperkirakan akan tiba Jakarta pukul 21.00 WIB.

"Diperkirakan dalam waktu 9 jam atau jam 21.00 nanti volume air ini akan tiba di Jakarta. Saya sudah komunikasi dengan Pak Gubernur dan melaporkan perkembangan di sini agar bisa mengantisipasi," ujar Bima melalui pesan singkat.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kapolresta Bogor untuk mengantisipasi arus lalu lintas karena ada jalur yang ditutup dan dialihkan akibat luapan air, seperti di kawasan Jambu Dua, Bogor Utara. (pmg/cnnindonesia)