Showing posts with label PAN. Show all posts
Showing posts with label PAN. Show all posts

Mahar PAN dan Deddy Mizwar cuma pakai kurma Sekilo dan Air Zam-Zam

Add Comment
Partai Amanat Nasional (PAN) telah mendeklarasikan dukungan kepada Deddy Mizwar sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan, partainya memberikan dukungan tanpa syarat asalkan Deddy berkomitmen membangun Jawa Barat. 

"Saya mendukung tanpa syarat asal betul-betul perjuangan ini memajukan masyarakat Jabar kami oke enggak pakai syarat. Syaratnya kemarin maharnya ada 1 kg kurma sama botol air zam-zam udah itu saja," kata Zulkifli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/11).

Selain itu, Zulkifli menyebut pihaknya harus berkomunikasi dengan partai lain seperti Gerindra dan Demokrat untuk mengusung Deddy. Sebab, dia menyadari PAN tak bisa mengusung sendiri karena tak punya cukup kursi di DPRD Jawa Barat. 

"Kami memang sudah mendukung tapi kan enggak cukup, enggak bisa sendiri kan mesti koalisi dengan beberapa teman. Gerindra Demokrat dan PKS, bagaimana nanti pendapat kawan-kawan itu termasuk wakilnya," tegasnya. 

Untuk diketahui, PAN mengusung Deddy Mizwar sebagai calon calon gubernur Jawa Barat 2018 pada Rabu (25/10) lalu. Pengusungan terhadap Wakil Gubernur Jabar tersebut dilatarbelakangi aspirasi yang selama ini dibangun oleh pengurus partai baik daerah dan pusat.

Komitmen dukungan terhadap Demiz, sapaan akrab Deddy Mizwar, disahkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam jumpa persnya di Rumah Makan Raja Sunda, Jalan Djundjunan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. [rnd]

Merdeka com

Amien Rais sebut PAN Ikut Memikul Dosa Rezim Joko Widodo

Add Comment
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menanggapi komentar Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai sikap PAN yang Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Kalla pada Selasa lalu ‎menyebut penolakan PAN tersebut tidak Etis, sebab partai berlambang matahari tersebut berada di dalam koalisi yang seharusnya mendukung pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Amien mengatakan PAN sebaiknya memang harus keluar dari koalisi pemerintahan.

"Yang betul Pak JK, sebaiknya PAN keluar, karena akan jadi beban sejarah," kata Amien di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/ 11/ 2017) .

Menurut Amien, berada di koalisi pemerintahan sekarang ini membuat partainya harus memikul dosa yang dilakukan rezim pemerintahan Joko Widodo -Jusuf Kalla.

‎"Ikut memikul dosa rezim ini yang menjadi pelaksana reklamasi, Meikarta, dan lain-lain. Dan tidak berpikir untuk kepentingan bangsa, tapi pengembang," ujarnya.

Apabila tidak keluar dari koalisi pemerintahan, PAN, menurut Amien, akan dicap sebagai partai yang tidak konsisten. PAN lahir dari rahim reformasi, namun dalam perjalanannya tidak menjalankan amanah reformasi.

"Kalau tidak keluar, PAN akan dikenal sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, tapi ujung-ujungnya pendukung negara yang meladeni kepentingan pengembang, bukan rakyat," imbuhnya.

PAN bersama tujuh partai lainnya tergabung dalam koalisi pemerintahan. PAN bergabung dengan koalisi pemerintahan pada 2 September 2015. Masuknya PAN di koalisi menempatkan kadernya, Asman Abnur, duduk sebagai Menpan-RB. (Taufik Ismail)

Tribun

Amien Rais Sebut Kalau Allah Menginginkan Makar, Tokoh-tokoh Kafir pendukung Jokowi Tidak akan Ada artinya

Add Comment


Mantan Ketua MPR Amien Rais ambil bagian dalam orasi aksi 2410 di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).

Mereka menolak pengesahan Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), menjadi undang-undang.

Dalam orasinya sekitar pukul 16.00 WIB, Amien Rais mewanti-wanti pemerintahan Presiden Joko Widodo, jika tetap mengesahkan Perppu Ormas menjadi undang-undang.

"Mas Jokowi, Bung Joko, kalau Anda mau berpaling dari Umat Islam, jangan diskriminasi Umat Islam. Jangan mengkhianati para ulama. Kalau Anda melakukan itu, berarti Anda melakukan perhitungan dengan Allah," tegas Amien Rais.

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, rezim Presiden Jokowi merupakan rezim yang licik dalam menundukkan satu per satu tokoh-tokoh Islam, untuk melakukan diskriminasi terhadap Islam.

Walaupun nantinya Perppu Ormas jadi disahkan sebagai undang-undang, Amien Rais meminta massa"Kini dengan segenggam dunia, tokoh-tokoh Islam mulai lupa dengan cita-cita Islam. Kalau nanti Perppu Ormas jadi disahkan, maka kita lanjut saja terus, jangan padamkan semangat, insya Allah kita akan mendapat kemenangan," tuturnya.

"Ingat, kalau Allah sudah mengingikan makar, maka tokoh-tokoh kafir di sisi Jokowi tidak akan ada artinya," sambung Amien Rais. tidak berhenti menolak Perppu Ormas.

Fadli Zon Ketok Palu

Sementara itu sidang Paripurna DPR RI menyepakati Perppu Ormas disahkan menjadi undang - undang. Sidang berlangsung hingga Selasa (24/10) sore.

Wakil Ketua DPR RI menjadi pengetuk palu sidang paripurna.


Dengan demikian, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) No 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas undang-undang No 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan (Ormas) telah resmi diundangkan.

Kesepakatan ini didapat dengan jalan voting alias pemungutan suara.

Voting dijalankan karena proses lobi sepanjang Selasa siang tidak menemukan kata sepakat.

Tujuh fraksi menyatakan setuju Perppu Ormas diundangkan. Sementara tiga fraksi menolak.

Fraksi menolak Perppu Ormas:

1. Fraksi Gerindra (62 anggota)
2. Fraksi PAN (35 anggota)
3. Fraksi PKS (27 anggota)

Fraksi menerima Perppu Ormas:
1. Fraksi PDIP (107 anggota)
2. Fraksi Golkar (70 anggota)
3. Fraksi PKB (32 anggota)
4. Fraksi PPP (23 anggota)
5. Fraksi Nasdem (23 anggota)
6. Fraksi Hanura (15 anggota)
7. Fraksi Demokrat (42 anggota)

Amien rais sebut Perppu Ormas untuk Lenyapkan Kekuatan Islam

Add Comment
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, turut melakukan orasi bersama massa dari organisasi Hizbut Tahrir Indonesia di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017.

Amien menyebut, Perppu Ormas dijadikan pistol politik untuk meleyapkan kekuatan Islam satu demi satu.
"Sekarang yang ditusuk pisau adalah HTI. Rupanya di kalangan umat Islam, tak sadar kekuatan Islamophobia tidak berhenti. Kekuatan Islam dilenyapkan dari muka bumi (dengan Perppu Ormas). Itu keinginan mereka," ujar Amien.

Menurut Amien, semua pemimpin Islam yang mendukung Perppu Ormas keblinger dan mereka akan dilenyapkan. Masalahnya, hanya tinggal menunggu waktunya saja.

"Memang rezim ini cekatan, lihai, licik dalam menundukkan satu-satu tokoh Islam," katanya.

Dalam rapat paripurna, Perppu Ormas disahkan melalui mekanisme voting. Tiga fraksi yang menolak Perpu Ormas, yaitu Partai Gerindra, PAN, dan PKS memperoleh suara 131 anggota. Angka ini kalah dengan total anggota fraksi yang setuju Perpu Ormas, yakni 314 anggota.

"Dengan demikian dengan mempertimbangkan berbagai catatan fraksi yang ada, maka rapat paripurna menyetujui Perpu Nomor 2 Tahun 2017 perubahan atas UU 17 Tahun 2013 tentang Ormas menjadi Undang-undang," ujar Wakil Ketua DPR, Fadli Zon sambil mengetok palu.

Viva